Ambillah Pelajaran

🌻Resume Kulwa🌻
Rabu, 10/2/2021

//Ambillah Pelajaran//

Tema Kulwa Rabu malam ini sangat berkesan, “Ambillah Pelajaran”.

Pelajaran yang kita ambil itu di antaranya:

1. Saat kita tidak membaca buku, sejatinya ide kita turut pupus.
Membaca adalah senjata rahasia seorang penulis dan pengajar.
Nyaris mustahil seseorang bisa  menjadi  penulis, tapi tidak membaca buku.
Apakah membaca harus terkait dengan tema yang kita tulis? Tidak selalu.
Dengan membaca, akan memperkaya cakrawala ilmu.
Itulah mengapa di AMK banyak  materi yang sebetulnya tidak ada kaitan dengan menulis. Ambil contoh:  branding, marketing, storytelling, NLP, Psikologi.

Materi menulis di AMK biasanya lebih banyak bertemakan 3 materi dasar dan motivasi-motivasi.

2. Tulislah hasil dari apa yang kita baca.
Membaca tanpa mengikat makna ibarat sayur kurang garam: hambar.
Membaca itu meliputi keadaan sekitar (lingkungan), dari level individu, masyarakat, hingga level negara.
Lalu tulislah hasil kajian dari penginderaan kita. Atau tulislah kisah hidup.

Contoh:
. Storytelling cikgu Apu Indragiry tentang salah satu muridnya, almarhum Muhammad Al Fatih Syukur. Storytelling ini adalah hasil interaksi cikgu cikgu mengajar ananda AlFatih.

Jadi, selama kita peka dan kritis dengan keadaan sekitar, apa pun bisa jadi bahan tulisan. Baik pengalaman pribadi maupun orang lain.

3. Tanpa kita sadari, kita “sedang menunggu giliran dijemput.”

Apa karya terbaik kita?
Amalan andalan apa yang sudah kita siapkan di alam lain sesudah mati kelak?😥
Yes. Kematianlah motivator terbaik untuk tidak menunda beramal dan berkarya.
Ajal tak pernah menginformasikan notifikasi sebelumnya.

Kita juga bisa menjadi motivator untuk diri sendiri, agar punya karya dan amal terbaik sebelum kita “pergi”.
Selalu tanyakan pada diri sendiri,
“Apa karya (amal) terbaikku? “
Dan jawablah…
Metode ini sangat efektif untuk memotivasi diri.
Bikinlah selftalk tertulis, bahkan bisa jadi storytelling, “Apa impianku 5-10 tahun mendatang, bila Allah masih berikan aku kesempatan?”
“Bagaimana caraku untuk meraihnya?”

Yang terpenting dari motivasi tersebut, Ada upaya keras yang menyertainya.
Ambillah pelajaran dari Allahu Yarham, salah satu murid cikgu, Muhammad Al Fatih Syukur.
Dia menuliskan impian sejak kelas 7 SMP, berjuang tak kenal lelah hingga hijrah ke negeri Kinanah.
Nyaris masa muda (baca: ABG-nya) dia habiskan untuk menghapal al-Quran.
Mungkin kebersamaannya dengan kedua orang tuanya hanya saat libur lebaran.
Itulah harga mahal untuk meraih sebuah impian besar hingga terwujud.

Ingat juga salah satu member AMK (Allahu yarhamha), almarhumah Ires Restu IF . Meskipun kini jasadnya sudah tidak di dunia, kata²nya masih bisa kita baca di buku Untaian Kata Penawar Rindu

Semangat berlatih.
Semangat membaca buku.
Terus berkarya,
Sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Kulwa

KuliahWhatsapp

ResumeKulwa

AmbillahPelajaran

AMK

AkademiMenulisKreatif

AMK4

penulisBelaIslam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s